Posts

Showing posts from May, 2020

ASAL TULIS

Aku ingin menulis tentang lahirnya Pancasila tapi macet. Entah kenapa? Mungkin karena pengetahuanku yang kerdil tentang Pancasila. Itu sebabnya dari pagi buta aku sudah mencobanya. Tapi gagal. Awalnya aku ingin mengulik sedikit kehidupan Sukarno di Ende. Karena sedikit yang kutahu Pancasila terilham di sana. Tapi aku tak mampu mendeskripsinya sehingga tidak jadi tulisannya. Tapi aku ingin menulis tentang hari bersejarah ini. Lalu aku mencoba merangkai kata dalam bentuk puisi. Puisi tentang bagaimana terciptanya Pancasila itu. Bagaimana eksistensinya di bumi Indonesia. Untuk apa dia ada di persada ini dan seterusnya. Lagi-lagi aku gagal. Masih ada coretan-coretannya. Semua masih berhamburan. Aku biarkan saja mereka begitu. Tak kubuang. Tak juga kuteruskan. Aku reses. Berhenti. Aku mundur dari tulisan-tulisan itu. Suatu saat akan kukunjungi dan bersilaturahmi kembali. Semoga mereka tidak kepahitan padaku. Karena aku gagal menulis yang geulis , aku tulis sembarang saja. Y

SEKEDAR BERBAGI CERITA

Ijinkan saya hanya berbagi cerita yang ringan bersahaja. Berbagi cerita tentang kegiatan saya seharian ini, Sabtu tanggal 30 Mei 2020. Semoga cerita ini tidak membuat Anda kehilangan semangat untuk bersahabat dengan saya. Syukur-syukur dapat menginspirasi Anda untuk berbuat yang lebih baik, bahkan terbaik. Sejak jam tujuh pagi saya sudah berada di rektorat kampus tercinta. Universitas Persatuan Guru 1945 NTT. Saya dan teman-teman, seluruh civitas akademika bersiap merayakan ulang tahunnya yang ketiga. Ulang tahun kali ini bertema: “Restorasi Kebangkitan dan Kejayaan UPG 1945 NTT.” Kegiatan yang pertama adalah membagi masker. Kegiatan ini berlangsung di salah satu titik jalan protokol Frans Seda Kupang. Tepatnya di perempatan Patung Kirab, Fatululi. Rombongan dipimpin oleh Bapak Rektor, David R. E. Selan, S.E., M.M. Anggota rombongannya adalah Bapak Wakil Rektor Tiga, Ully Riwu Kaho, S.P., M.Si.; Ketua Panitia, Mesakh Mbura; unsur dosen, karyawan dan mahasiswa. Kami menyambang

ULANG TAHUN

Hari ulang tahun adalah momen yang ditungu-tunggu. Siapapun yang merayakannya akan bergairah menantikannya. Bahkan baru saja merayakannya ia sudah tak sabar untuk mengulanginya di kali berikut. Ia sudah membayangkan apa yang akan dilakukan untuk perayaan berikut. Biasanya satu minggu sebelum hari-H segala sesuatu sudah dipersiapkan. Mulai dari tempat dengan tata ruang meriah. Undangan dari berbagai lapisan sosial. Hidangan yang wah menggiurkan. Dan detail acara menghibur. Ada juga bahkan persiapan door prize bagi mereka yang hadir. Sungguh menyenangkan. Sangat menggairahkan. Dengan persiapan yang sedemikian rupa diharapkan undangan senang. Yang punya acara pun puas bila yang datang senang. Mereka yang datang menghadiri akan berdecak kagum. Mungkin di antaranya akan membandingkan secara diam-diam situasi ini dengan acara-acara yang pernah dia hadiri sebelumnya. Tak apa. Lumrah. Pesta ulang tahun yang meriah adalah prestise. Malah bisa juga merupakan sebuah prestasi. Ia menunjuk

MINUM KOPI

Minum kopi itu menyenangkan. Mengasikkan. Santai. Memberi inspirasi bagi yang terbiasa. Kopi adalah salah satu minuman persahabatan. Minuman pergaulan. Minuman pengikat persaudaraan. Minuman yang bisa membuat orang betah berlama-lama. Dengan kopi orang bisa mengobral ngobrol berjam-jam. Kata mereka yang pecinta sejati, kopi paling enak diminum di pagi hari sekali atau di sore hari. Kenikmatan saat minum kopi ada di seruput pertama dan terakhir. Seruput pertama ketika kopinya masih panas sekali. Berasap. Dan yang terakhir ketika kopi sudah dingin. Seruputan yang membuat di dalam gelas atau cangkirnya tinggal ampas. Dari cara minum kopi mencetuskan cara menyeduhnya. Yang normal adalah sesudah menuang air panas langsung diaduk. Ada juga hanya didiamkan sembari ditutup rapat biar uapnya terperangkap. Itu yang membuat sedap. Adalagi yang diracik secara orang meluruskan benang. Mereka namakan kopi tarik. Ada pula yang menyeduhnya dengan cara dikocok-kocok. Kopinya sama. Tapi dia memb

MEMBUAT SIARAN TV PENDIDKAN LEWAT HP

Selamat siang guru-guru hebat Indonesia. Siang ini kita akan mendapatkan materi baru tentang membuat siaran televisi pendidikan lewat aplikasi di HP. Materi ini akan disampaikan oleh Profesor Deni Darmawan. Beliau Kepala Humas Universitas Pendidikan Indonesia yang berada di Bandung, Jawa Barat. Inti pembelajarannya adalah bagaimana kita dapat mengembangkan program televisi pendidikan terutama secara mobile dan personal melalui aplikasi HP. Yaitu penggunaan kamera jurnalis untuk memproduksi siaran langsung melalui aplikasi wouja gocorder . Kamera jurnalis merupakan aplikasi kamera yang bisa dipakai ketika akan meliput aktivitas di mana saja. Kapan saja. Program siaran tv bisa diproduksi dengan kamera yang diinstal di hp. Kamera hanya ditujukan ke kegiatan apapun dan rekam. Ada tiga langkah: 1. Mengunduh aplikasi gocoder . 2. Menginstal aplikasi gocoder di hp. 3. Set up kode-kode siaran langsung. Untuk bisa merekam kegiatan menggunakan hp, maka harus dipastikan bahwa hp memili

MAKNA KATA

Saya tekankan sebuah konsep berpikir kepada mahasiswa dalam satu kesempatan mengajar. Saya katakan sebagai calon ahli wajib memahami arti setiap kata yang mereka gunakan. Entah kata itu digunakan dalam tulisan ataupun lisan. Sebab dengan memahami makna setiap kata, kita akan mampu menempatkan atau menggunakannya dengan tepat. Oleh karena itu, setiap mahasiswa harus mempunyai perbendaharaan kata yang banyak. Perbendaharaan kata hanya dapat diperoleh dengan rajin membaca. Bahan bacaan yang dapat menyumbangkan kosa kata ilmiah yang banyak adalah dari buku. Buku atau literatur yang ada hubungan dengan dunia kampus. Dengan kosa kata yang banyak akan memudahkan seseorang menggunakan atau menerapkannya dalam setiap kesempatan apapun. Apakah dalam bentuk karangan tertulis atau dalam bentuk orasi atau lisan tanpa teks. Semakin banyak kosa kata yang dipunyai semakin gampang mengurai sesuatu. Gampang membahasakannya. Mahasiswa yang ada di depan saya di dalam kelas ini adalah cerminan saya

KEBELET

Perkenalkan namaku Shanty. Sushanty Blavadzkha Orthy, lengkapnya. Aku punya saudara kembar yang bernama Santo. Nama lengkapnya, Susanto Blavadzkho Orthy. Kami masih duduk di sekolah menengah atas kelas sebelas. Hari ini aku mau menceritakan bagaimana kebiasaan Santo bila kebelet. Aku merasa teman-teman penasaran dengan namaku. Dan kayaknya kepengen tahu asalku bukan? Baiklah nanti kalau ada kesempatan akan kuceritakan. Biar hari ini kuselesaikan dahulu cerita ini. Maaf, aku bercerita tentang kakak tidak bermaksud menjelek-jelekkannya. Aku hanya merasa ada yang unik dalam kebiasaannya itu. Tak mungkin aku berbuat senaif itu karena bagaimanapun dia kakakku. Kami memang kembar, tapi dia selalu kupanggil kakak. Itu yang diajarkan Papa Mama sejak kami masih kecil. Ya, aku mau ceritakan karena menurutku ada hal baik dari kebiasaan jeleknya itu. Tapi sebelum aku membeberkan tabiat saudara kembarku ini, perkenankan kuulas sedikit hal-hal yang berhubungan dengan kebelet. Ini sebenarnya ad