Posts

AU PEO MONIT NAKO TILONG

Image
Orang bercerita: sumberbelajar.belajar.kemdikbud. Au peo monit nako Tilong adalah ungkapan bahasa Timor Dawan. Bila kuartikan dalam bahasa Indonesia akan seperti ini: Ceritaku dari Tilong tentang hidup atau aku bercerita tentang hidup dari Tilong. Itulah cerita-cerita yang bakal kujadikan sebuah buku. Buku yang sengaja kutulis judulnya dalam bahasa Timor juga, yaitu: Molok Noko Tilong – Cerita dari Tilong.  Aku suka menggunakan bahasa daerah ke dalam tulisan-tulisanku. Bagiku, itu kekayaan. Dan juga sebagai ungkapan rasa cinta dan banggaku kepadanya. Kenapa itu kulakukan? Sebab tidak akan ada orang luar yang mau berlelah-lelah melakukannya. Kecuali ada sebuah pemaksaan, misalnya: Melakukan penelitian. Apapun bentuk penelitiannya. Tapi kalau itu yang diharapkan kemungkinannya satu banding seribu. Barangkali juga lebih. Jadi caripada menunggu sesuatu yang tidak tentu, sesuatu yang tidak pasti lebih baik aku melakukannya sendiri. Walau tidak mentereng, tidak wah, tapi yang penti...

TILONG, PENDIDIKAN & HARAPAN MASA DEPAN

Image
Gambar anak belajar: blogs.worldbank.org Pendidikan adalah salah satu pilar utama yang menopang dalam kehidupan. Ia bisa berasal dari lingkungan keluarga, sekolah dan/atau masyarakat. Berdasarkan jenisnya ia terdiri dari pendidikan formal dan nonformal. Keluarga bertanggung jawab atas pendidikan karakter anak hingga ia dewasa. Sebab dia dididik oleh orangtuanya tentang segala hal yang berhubungan dengan sikap dan tingkah laku. Dengan begitu, ketika ia sekolah, ia telah memiliki karakter terpuji yang bisa diandalkan. Fase kedua adalah ia belajar di sekolah. Di sana, ia mendapatkan banyak masukan untuk mengisi otaknya. Ia adalah sumber daya manusia untuk berpikir kritis. Dengannya ia mampu memecahkan setiap persoalan hidup secara baik. Sedangkan di masyarakat, seseorang memasuki kehidupan yang sesungguhnya. Karena di sana ia akan berhadapan dengan realitas kehidupan. Maka ia dituntut untuk mengkombinasikan kedua kemampuan tadi untuk meraih tujuannya. Masing-masing lembaga (keluar...

SURAT TERBUKA, TERLAHIR DARI NURANI YANG TERIRIS

Image
Surat terbuka: bukabaca.id. Media sosial memudahkan penyebaran dan penerimaan informasi. Ditambah pula dengan adanya telepon pintar membuatnya semakin mudah didapat. Hanya dengan menyentuh ikon yang ada, semua berita bisa diakses. Berita dari seluruh pelosok dunia ada di genggaman. Setiap saat selalu ada informasi yang masuk ke gawai kita. Segala bentuk informasi yang datang dari berbagai daerah, bahkan negara-negara mana saja di dunia. Apakah yang berasal dari lembaga pemerintah, swasta atau pun individu. Apakah berita gembira, atau pun yang sedih, ada semua di sana. Beberapa waktu yang lalu beredar sebuah berita berupa keluhan di media sosial. Keluhan dari seorang pengawas ruang ujian PPPK karena melihat sebuah fenomena. Keluhan yang ditujukan kepada Mas Menteri Nadiem Makarim. Entah sudah ditanggapai atau belum, saya tidak begitu tahu. Sebuah keluhan yang menurut saya sangat menyentuh sisi kemanusiaan setiap pembaca. Penulisnya begitu teriris melihat kejadian tersebut. Dan apa...

BANGUN PERCAYA DIRI ANAK ADALAH KEHARUSAN

Image
Gambar membangun percaya diri: intisari.grid.id. Aku senang membangun rasa percaya diri orang-orang di sekelilingku. Terutama anak-anak muda harapan bangsa. Aku tidak bisa tidak menggerakkan mereka untuk mencapai apa yang terbaik baginya. Bagiku adalah kerugian besar jika anak muda tidak mencapai prestasi optimalnya. Kecuali dia, mereka tidak mau. Aku tak akan paksakan diri. Membangun orang lain adalah tugas mulia seorang guru. Dan ketika dia membangun siswanya dia tidak boleh memilah milih. Semua anak harus diperlakukan dengan cara yang sama. Tidak boleh ada unsur suka dan tidak suka. Atau yang biasa orang pintar bilang: Favoritism . Aku setuju dan suka dengan pemikiran Mary Livingstone yang berjudul: This I Believe . Tulisan itu kemudian dikutip oleh Charles A. Bucher ke dalam bukunya: Foundations of Physical Education (1964:415). Begini isi tulisan itu: This I believe that we should treat every child as he were our very own. Artinya: Inilah yang kupercayai kuyakini bahwa kit...

MALAM RABU HARI "COOL"

Image
Cool Filadelfia: dokpri Tadi malam aku tinggalkan rumah dan menuju barat. Menunggangi motor tuaku dan menggelinding perlahan. Sebab memilah pilih menghindari lobang dan bebatuan di jalan yang tidak utuh rata. Selain itu, juga harus berhati-hati menghadapi sinar lampu jauh kendaraan dari depan. Cahayanya sangat menyilaukan mata. Terpaksa aku harus pelan.   Tidak mengapa jalan pelan, yang penting selamat hingga tujuan dan sekembalinya. Aku suka bahasa Jawanya: Alon-alon asal klakon . Semoga aku tidak keliru menuliskannya. Maka kubiarkan dia menuntun membawaku ke rumah Pak Guyub yang berada di bilangan Penfui, Kupang. Aku harus menempuh jarak kekira sepuluhan kilometer sekali jalan. Keluar dari Tilong aku mengambil jalan baru arah kampung Oetete. Aku berhenti sejenak di puncak bukit Oetete untuk menikmati kerlap-kerlip lampu di kejauhan. Cahaya kunang-kunang kota dari rumah di sekitar Bimoku dan Penfui serta dari rumah pangkap ikan di laut lepas Bolok dan Tenau. Sesudah di caban...

TILONG, DESTINASI SEKSI WISATA AIR

Image
Bendungan Tilong: pariwisatakabkupang.org. Dengan kekayaan air yang melimpah di Bendungan Tilong, ia bakal jadi tempat wisata air yang seksi. Ia berada di antara gunung dengan pemandangan alam yang keren. Juga hamparan air yang luas membiru itu membuatnya menjadi tempat rekreasi idaman. Selain sebagai destinasi wisata air, ia bisa juga menjadi tempat tetirah. Itu karena ia berada di ketinggian dengan udara sejuknya. Ia juga sangat berpotensi menjadi sentara bisnis menggiurkan. Mulai dari tempat penginapan, pasar swalayan hingga kuliner. Yang diperlukan sekarang adalah kreativitas pemerintah daerah mendatangkan investor. Yaitu bagaimana ia memasarkannya kepada dunia luar (para investor itu). Sebab dengan adanya investor yang tergerak melebarkan usahanya di sana, ia berkembang. Di antaranya juga dengan mendatangkan para pengembang. Mereka bisa membangun perumahan dengan segala ikutannya. Perumahan yang dibangun itu bisa untuk masyarakat bawah, menengah hingga para bojuis. Ia bakal ...

TANGGAPAN PEMBACA DAN DAMPAKNYA

Image
Ilustrasi: dreamstime.com. Sesudah menyelesaikan tulisan aku biasanya lang tayangkan di blog. Blog pribadi maupun blog keroyokan. Blog yang ramai pengguna. Blog yang bisa dan boleh diikuti oleh siapa saja sejauh ia memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan. Layaknya sebuah lembaga, blog-blog bersama itu telah menetapkan aturan. Dan aturan itu harus dijalankan secara bertanggung jawab oleh para pengguna. Apabila terdeteksi ada pelanggaran di sana oleh siapa pun, pasti akan dikenai sanksi sesuai ketetapan itu. Sesudah menayangkan tulisan di blog, biasanya aku kirim tautannya. Pastinya supaya karya intelektual itu bisa dibaca orang lain. Maka tautan itu aku kirimkan ke orang-orang yang aku kenal dan yang tersimpan nomor kontaknya. Termasuk media sosial yang kupunya. Selain ke nomor-nomor WA teman yang kusimpan, juga ke FB ( face book ). Tujuanku tidak muluk-muluk. Yaitu agar teman-teman bisa membaca dan menikmatinya. Harapan selanjutnya adalah mereka dapat memperoleh sesuatu dari y...