NGEBLOG BERSAMA SANG GURU NGEBLOG
I.
Pengantar
Berikut ini adalah
pengantar yang disampaikan oleh Omjay selaku pengendali belajar menulis daring
ini.
“Selamat malam semuanya. Malam ini kita akan mendapatkan pengetahuan
baru dari narasumber yang luar biasa. Semoga kawan kawan dapat mengambil
pembelajaran yang berharga malam ini. Sebagai moderator kegiatan kuliah online
malam ini adalah ibu Fatimah dari Aceh.”
Sedangkan di alinea
kedua ini adalah pengantar yang disampaikan oleh Ibu Fatimah selaku moderator.
“Baik kali ini narasumber kita Adalah seseorang yang begitu menggugah
selera untuk menulis dan selalu siap berbagi setiap hari. Beliau adalah seorang
guru yang sangat popular. Beliau sudah hadir bersama kita akan mengupas tentang
kisah guru ngeblog di wordpress beliau adalah Bambang Purwanto. Kita sering
menyebutnya dengan nama keren yaitu Mr. Bams. Kepada Pak Bambang kami
persilakan.”
II.
Materi
Pembelajaran
Saya akan ajak
jalan-jalan dulu, karena judulnya kisah, maka simaklah berikut ini!
Saya dilahirkan
sebagai orang yang kurang berani. Maka Allah mengantarkan teman di dalam perut
ibu, jadi saya tidak sendirian. Kami lahir normal, saat mau keluar saya bermain
hompimpah siapa yang keluar duluan. Saya pun memainkan kedua tanganku sehingga
saya menjadi kalah.
Saya dorong agar
kakak peremuanku bisa keluar duluan. Maka keluarlah duluan. Kini saya
sendirian, tanganku, kusimpan rapat seperti orang mau sholat, ternyata kakiku
yang keluar duluan. Saya pun lahir bersama tangisan bahagia.
Itulah kisah saat
lahir kemuka bumi ini. Sungguh luar biasa. Malam ini saya bercerita sebagai
Guru. Perjalanan panjang menjadi seorang guru. Saya masih ingat saat mau lulus
SMA tahun 1992 saya main ke daerah Ledeng Bandung, tempat IKIP berada (saat
ini) UPI.
Saya daftar ke PGSD
tahun 1992 akan tetapi ternyata saya tidak masuk, malah temanku yang
ikut-ikutan masuk PGSD. Ya itulah perjalanan kehidupan ini. Keluar SMA saya
tidak melanjutkan. Saya ikut kursus komputer di Bandung selama 3 bulan, setiap
hari. Sebelum lulus dari tempat kursus komputer pun saya sudah bekerja di
sebuah konsultan. Itulah perjalanan hidup saya. Sungguh menakjubkan.
Kenapa tertarik jadi
konsultan? Kapan Mulai buat blog? Saat saya di SMP Taruna Bakti diterima tahun
2008, tahun 2009 saya selain guru diminta membimbing ekskul. Saya membimbing
ekskul blog, tetapi pakai multiply.
Kenapa konsultan? Saat
itu saya diterima sebagai tenaga administrasi, mengoperasikan komputer di perusahaan
konsultan pemetaaan.
Ternyata dalam
perjalanannya multiply tidak bisa
dipakai lagi, Saya berpindah hati ke wordpress.
Kenapa nggak blogspot? Namanya juga jodoh. Jadi saya pilih wodpress. Kenapa Ngeblog?
Saya senang dunia
menulis. Karena sejak tahun 2003 saya adalah pendongeng juga. Maka sebagai
sumber mendongeng harus banyak membaca buku. Tahun 2011 saya membuat Taman Baca
di rumah sendiri, dan sejak tahun 2012 taman baca sudah mandiri, kami
sekeluarga pindah nggak jauh dari
Taman Baca.
Pegiat Literasi.
Label pegiat literasi
nempel, sejak tahun 2011 saya sudah kenal dengan Gol A Gong, penulis hebat
Balada si Roy. Beliau juga pendiri Rumah Dunia. Rumah Dunia adalah taman bacaan
yang keren.
Di sekolah pun
sebelum ada program Gerakan Literasi Sekolah, membaca lima belas menit. saya
sangat senang membaca. Kegiatan yang berhubungan literasi disekolah selalu
mendapat jatah untuk terlibat.
Prestasi tertinggi di
sekolah:
SMP Taruna Bakti
tahun 2019 mendapatkan Juara Literasi Katagori Utama mengalahkan sekolah negeri
yang favorit. Saat itu saya sebagai Ketua Tim Literasi. Selain sekolah, saya
pun mendapat Anugerah Penggiat Literasi Dari Dinas Pendidikan Kota Bandung.
Tahun 2019 pun saya
mengikuti ajang Guru Inspiratif Een Sukaesih 2019, hanya saja masuk 6 besar.
Mendapatkan penghargaan dari Kepala Dinas Pendidikan Jabar dan Bapak Gubernur.
Nah, malam ini saya
ingin berbagi pengalaman, blog apa saja yang pernah dikelola. https://penamrbams.id/contoh-blog-yang-dikelola-mr-bams/. 5 menit boleh jalan-jalan sejenak,
nanti bisa dilanjutkan. Saya ijin, minum kopi sejenak.
Tujuan Membuat Blog:
1. Malu sebagai guru
TIK nggak punya blog.
2. Malu sebagai
penggiat literasi nggak punya blog.
3. Berbagi pengalaman.
4. Menyimpan tulisan
sepanjang zaman (bukan sepanjang hayat).
5. Menghasilkan
rupiah.
Apa saja isi dari
blog:
1. Isilah yang
disukai. Senang menulis cerpen, tulislah cerpen. Senang menulis puisi tulislah
puisi.
2. Isilah yang bisa
membantu orang lain, tidak hanya pengetahuan atau informasi. Saya sedang
mengembangkan sebuah blog yang mendukung kegiatan. Seperti yang dilakukan
bersama Omjay. Omjay merasa bahagia saat daftar hadir sudah direkap. Peserta
tinggal datang ke blog, kemudian klik daftar hadir, tanpa harus mencari chat di
grup WA.
Wabah Covid-19 menuai
berkah. Gara-gara Covid saya memberanikan buka kelas blog. Siapa inspirasinya?
Om Jay dan Kang Encon. Saya perhatikan polanya, saya perhatikan bagaimana
mengelola kelas online di WA. Saya
belajar dengan cepat.
Lahirlah:
1. Kelas Blog Pemula
sudah 4 angkatan, Angkatan 5 akan mulai 13 Juni.
2. Kelas Blog
Lanjutan sudah 1 angkatan, Angkatan 2 akan mulai 18 Juni.
3. Kelas Blog Utama
(peserta yang mintanya bebas, bisa belajar kapan saja).
Apakah gratis?
Memang belum bisa
seperti Omjay, semua memang ada rupiahnya, akan tetapi harga terjangkau. Bila
dibandingkan harga pasaran di internet, jauh.
https://penamrbams.id/testimoni-peserta-kelas-blog-bersama-mr-bams/. Inilah testimoni
peserta kelas blog.
Nah, ujung-ujungnya
karena berada di ruang ini, maka kita semua harus menghasilkan karya sebuah
buku, dan saya akan persembahkan buku untuk kita semua.
Minta link yang untuk PBM dengan siswa Om Bams
di wordpress. Lakukanlah apa yang mau
dan bisa kita lakukanlah. Banyak orang yang bisa tapi kadang tidak mau
melakukannya. Bermodal mau maka akan menjadi bisa.
Semoga pengalaman
yang saya sampaikan hanya setetes embun di pagi hari. Masih banyak orang hebat
di sana. Kita bukan untuk menjadi orang hebat, akan tetapi semoga kita menjadi
orang yang bermafaat kapanpun, di manapun dengan siapapun.
Ini saja yang saya
sampaikan. Mohon maaf apabila ada hal kurang berkenan. Saya kembalikan ke
Moderator.
III.
Tanya
Jawab
Pertanyaan 1 dari Mardiyanto,
SMPN 3 Selat Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah Gelombang 12: “Saya lama punya beberapa blog, tetapi tiap
saya membuka blog cinderung lebih suka mengeksplor tampilan blog daripada
menulis, apalagi kalau pakai blogger templetnya bisa kita otak-atik bebas. Yang
ingin saya tanyakan bagaimanakah kiat-kiatnya agar kita fokus menulis di blog
daripada mengotak-atik tampilan blog?”
Pak
Mardiyanto yang saya hormati. Ya, orang memang selalu tergoda dengan
penampilan, sehingga seringnya otak-atik. Sarannya: Berdamailah dengan diri
sendiri, buatlah target menulis. Semiggu sekalikah? Dua hari sekalikah? Atau
setiap hari. Lakukan yang bisa dulu, bila sudah terpenuhi, tingkatkan kembali
intensitas menulisnya.
Pertanyaan 2 dari Titin
Sumartini, Subang: “1. Biasa berapa
hari/bulan seseorang mulai mahir dalam ngeblog (membutuhkan berapa hari jika
pelatihan)? 2. Dari ngeblog bisa menjadi nilai rupiah, blog yang seperti apa yang
bisa menjadi nilai rupiah? 3. Kendala kami malas ngeblog salah satunya belum
begitu mahir menguasai IT, adakah solusi dari Mr. Bams?”
Bu
Titin yang sedang bahagia. 1. Di kelas saya ada yang satu hari sudah bisa. Bila
hanya dasar (a) membuat blog, (b) belajar posting 2 hari juga bisa. 2. Ini
memang tergantung rejeki kalau menurut saya, berdasarkan pengalaman blognya penamrbams.id lahir senang membahagikan
yang lain. Jika kita melakukan kebaikan, maka akan datang kebaikan. Buat saya
yang real adalah saat bisa mengajar blog, maka blog saya menghasilkan. 3. Malas
ngeblog ganti kalimatnya saya sedang berjuang membuat blog, maka saya akan
lakukan. Mahir bisa dilatih, yang bisa latihan hanya orang yang mau berlatih.
Pertanyaan 3 dari
Sumarjiyati, GK Gelombang 8: “Maaf saya
mau bertanya kaitanya dengan menulis. Jika saya sudah punya blog apakah perlu juga
membuat wordpres? Apakah perbedaan menulis di blog dan wordpres? Jika kita memiliki
keduanya bagaimana kita mengelola keduanya?”
Ibu
Sumarjiyati yang saya hormati. Menulis di blog bisa di mana saja, ada blogspot ada wordpress, ada juga yang di web. Menulis di mana pun bagus,
tergantung selera dan kebiasaan. Boleh punya dua asal bisa dikelola dengan
baik. Punya dua kalau yang satu nggak
terkelola. Saya ada blogspot tetapi
belum optimal, punya supaya bisa komentar di blog tersebut. Mengelola dua blog dibutuhkan
kedisiplinan dan latihan yang tekun. Bila latihan pasti bisa. Memang saya juga
belum mencoba. Tetapi kalau mau dicoba dengan latihan yang keras pasti bisa.
Pertanyaan 4 dari Supyanto,
Kota Bekasi gelombang 8: “Apa yang
membedakan antara blogspot dan wordpress, dilihat dari kelebihan dan
kekurangannya?”
Pak
Supyanto yang saya hormati. Pertanyaan ini saya akan jawab diplomatis,
dua-duanya bagus. Fokuslah di satu blog, kemudian berbahagialah dengan blog
yang dikelola. Pasti jawabannya tidak memuaskan. Tetapi kalau saya lihat
jawaban ini di internet sudah cukup banyak. Jadi sekali lagi kita kembalikan
kepada penggunanya.
Pertanyaan 5 dari Pak
Nengah Suradnya, Klungkung Bali: “Selamat
berjumpa Bapak Bambang Purwanto nara sumber hebat. Hal-hal positif apa sajakah
yang bapak peroleh baik dalam menulis juga selaku trainer dan kendala-kendala
apa saja yang bapak hadapi dalam proses ngeblog maupun di wordpres?”
Pak
Nengah yang berbahagia. Hal yang postif adalah hidup merasa tertantang untuk
bisa mengisi blog setiap harinya. Apalagi sudah punya target. Menu penamrbams.id. Pagi, Berita. Siang,
bebas, kadang posting kadang tidak (mulai besok ada tampilan baru, tunggu aja).
Malam, Tulisan Sebelum Tidur. Kendala saat ngeblog: 1. Jaringan sedang tidak
bersahabat, padahal kita mau posting. 2. Habis ide, kadang mengalami. Solusinya
dengan membaca ke taman baca atau perpustakaan pribadi.
Pertanyaan 6 Dari Siti
Nurlatifah, SDN Hegarmanah Kabupaten Subang: “Bagaimanakah cara membuat blog kita menjadi ramai pengunjung dan bisa
dilirik oleh pembaca. Yang akhirnya bisa menjadi seorang blogger. Karena saya
pribadi belum begitu faham tentang manfaat blog itu sendiri. Yang saya tahu
hanya sebatas tempat menggoreskan pena pengganti kertas kemudian dipublikasi.”
Ibu
Siti yang berbahagia. Caranya biar blog ramai dikunjungi: 1. Tergabung dengan
komunitas (seperti grup menulis ini, ada 12 grup). 2. Sering memperkenalkan
blog kita kepada yang lain, bisa di WA, FB, IG. 3. Rajin berkunjung ke blog
yang lain. 4. Buatlah blog kita untuk membantu orang lain. Manfaatnya: 1.
Sederhananya blog bisa menyimpan tulisan kita, tetapi bisa dibaca oleh banyak
orang. Beda kalau tulisan disimpan di laptop, komputer bahkan buku. 2. Melatih
menulis, jadi terbiasa menulis. 3. Membangun kepercayaan diri melalui tulisan.
Pertanyaan 7 dari Edi
Syahputra H., Aceh: “Ingin menanyakan
beberapa hal. 1. Apa apa saja kisah guru ngeblog di WordPress. 2. Bagaimana
cara untuk menjadi guru blogger?”
Bapak
Edi yang luar biasa. 1. Kisah guru ngeblog di Wordpress, adalah
pengalaman-pengalalam selalam membuat blog. Pengalaman bagaimana mengajarkan
peserta kelas blog, membutuhakan kesabaran luar biasa. Membalas chat japri saat
membuka kelas blog itu membuat keringat dingin, rasanya lega apabila bisa
terselesaikan semua. Saat blog digunakan oleh sekolah saat pandemi covid. daringsmptarunabakti.worpdess.com. 2.
Menjadi guru blogger, buatlah blog dari sekarang. kemudian belajar menulis. Bapak
posting dan saat itu bapak sudah menjadi guru blogger (maksudya guru yang
menggunakan dan memanfaatkan blog).
Pertanyaan 8 dari Sri
Budiarti, Kota Bantul Jogja gelombang 12: “Mohon
jelaskan secara singkat bagaimana sebuah blog bisa menghasilkan rupiah?”
Ibu
Sri yang bijaksana. Blog menghasilkan rupiah. Yang termudah ibu misalnya punya
keahliah atau punya barang. Ibu promosikan di blog tersebut, kemudian alamat
blog tersebut ibu sebarluaskan. Di blog itu kalau ibu jual makanan. Ada gambar
makanannya, ada harganya, ada cara pesannya. Bila punya keahlian mengajarkan
tari, ibu posting tentang tari ada videonya. Kemudian promosikanlah. Selamat
mencoba, semoga berhasil.
Pertanyaan 9 dari Mukminin,
Lamongan gelombang 8: “Pertanyaan saya apa boleh satu artikel kita bisa
sekaligus diposting di 3 blog? Umpama di blogspot, wordpress satunya di gurusiana.
Mohon penjelasan.”
Posting
di 3 blog? Saya lebih senang, tentukan posting yang utama di mana. Misalnya di
blogpost. Nah, saat diposting di wordpress maka diakhir halaman bisa dijelaskan
dengan tambahan kalimat: Tulisan ini pertama posting di blogpost.com.
Pertanyaan 10 dari Siti
Nurbaya Az, SE., dari Karimun, Kepri gelombang 12: “Pak, saya dengar ada blog berbayar dan ada blog gratis. Apa bedanya?”
Ibu
Siti Nurbaya yang berbahagia. Blog berbayar ada, biasanya lebih ke fasilitasnya
berbeda. Pilihan blog berbayar karena ingin terlihat penampilannya berbeda, ya
nggak gratisan. Tapi bagi kita guru, optimalkan saja yang ada, tidak harus
pilih berbayar. Kecuali memang ingin menaikan kelas. Dulu saya di wordpress namanya bepenamrbams.wordpress.com (namanya panjang) saat saya pakai web
maka nama bisa yang kita inginkan, penamrbams.id
(bedakan). Tetapi saya masih menggunakan wordpress saat untuk mengelola penamrbams.id.
Pertanyaan 11 dari Hengki
Rumere, Mukomuko, Bengkulu: “Sebelumnya
saya ucapkan terima kasih karena saya bisa membuat blog mengikuti petunjuk Mr. Brams.
Apa motivasi utama Mr. Brams dalam menulis di blog? Kemudian apa yang dapat
kita lakukan agar pembaca tertarik mengunjungi blog kita?”
Pak
Hengki yang saya hormati. Motivasi utama menulis di blog adalah melatih
kebiasaan menulis dan membuat blog yang kita kelola bermanfaat untuk yang lain.
Menarik pembaca, membangun blog memang tidak mudah. Yang kita lakukan sudah
benar, yaitu adanya komunitas. Makanya di penamrbams.id
sengaja ada kumpulan link blog (blogspot, wordpress, web blog),
tujuannya agar bisa saling berkunjung. Maka silatiurahim terus dibangun. Bila
kita seorang guru, buatlah materi dan tugas di blog kita, maka pasti banyak
pengunjung ke blog kita. Kemudian tulislah tidak hanya materi dan tugas. Akan
tetapi yang lainnya kita tuliskan, agar menjaring pembaca. Tetap semangat, tapi
sara saya adalah menulislah untuk membahagiakan yang lain, maka kebahagiaan
akan datang tak tertahankan.
Pertanyaan 12 dari Endang
Rima Widyaningsih, Guru SD Terpencil Bukit Indah Singura Provinsi Sulawesi
Tengah: “Ingin bertanya/mohon saran. Jika
kita punya 1 blog kemudian ingin menulis di dalamnya. Apa kita wajib menentukan
tema tulisan? Misalnya mau menulis tentang pendidikan sajakah, tentang
pengalaman memasakkah atau hanya sekedar "curhat" bagaikan menulis
diary manual.”
Ibu
Endang yang saya hormati. Untuk awal silakan tuliskan apa yang kita sukai, bila
diawal kita sudah bingung biasanya nggak jadi. Kemudian seiring waktu, mana
yang lebih konsisten tulisan-tulisan kita. Sediakan saja menu, atau tag untuk
tulisan-tulisan kita. Hati-hati dengan curhat jangan sampai kelepasan, ingat
blog konsumsi publik. Pintar-pintarlah memposting tulisan.
Pertanyaan 13 dari Noorlanyati,
Semarang gelombang 11: “1. Bagaimana Mr. Bams
membangun ide/cerita supaya setiap kali mendongeng ada sesuatu yang baru yang
bisa diceritakan? 2. Bagaimana mengelola taman bacaan, buku-bukunya dari mana, apakah
dari pribadi/bantuan? Lalu apakah yang berkunjung juga dikenakan biaya?”
Ibu
Noor yang sedang berbahagia, selamat ulang tahun. Sehat selalu dan semakin
sukses. 1. Rajin baca buku, sering memperhatikan yang lagi ramai dibicarakan
apa saja. 2. Mengelola Taman Baca adalah hobi kami sekeluarga kepada buku,
meskipun awalnya isteri tidak begitu setuju. Ada pekerjaan tambahan di rumah.
Tapi lama-lama senang juga. Apalagi isteri sekarang sudah 4 tahun tidak bekerja
dan mengelola Taman Baca, ketemu anak-anak setiap hari. TK-SD-SMP-SMA. Buku
dari teman, sahabat, jejaring di komuinitas, dll. Semua fasilitas taman bacaan
kami, TBM AS Lebakwangi, Gratis.
Pertanyaan 14 dari Ika
Fitriyati, gelombang 12: “Karena saya
pemula dalam hal ngeblog, apakah ada kejahatan terselubung yang bisa menuju
blog kita? Atau singkatnya, amankah tulisan-tulisan/data-data kita di blog?”
Ibu
Ika yang saya hormati. Bila tulisan kita sudah ada di blog, ikhlaskanlah.
Karena bila sudah dipublish, tidak lagi hanya milik kita. Akan tetapi kita
sebagi blogger yang baik, bila mengambil sumber dari yang lain sebaiknya
link/URL-nya disebutkan juga, sebagai penghargaan kepada pemiliknya, atau
penulisnya. Menabung yang baik adalah dengan memberi.
Pertanyaan 15 dari
Isnawati, Kuala Kapuas Kalteng: “Bagaimana
cerita awal mula Mr. Bams bisa tertarik untuk menjadi seorang pendongeng?
Hingga menjadi pendongeng tetap di Dinas Arsip dan perpustakaan Kabupaten
Bandung?”
Sejarah
Menjadi Pendoneng. Saya sangat senang dengan anak-anak. Saya masih ingat saat
istri sedang mengandung, saya sangat senang mengajak bicara saat Salwa di dalam
kandungan. Nah, karena senang anak, saya pertama kali mendongeng itu tahun 2003
bulan April 2003. Salwa lahir bulan Maret 2003. Makanya nama pendogeng saya
adalah Ayah Salwa. Nggak pakai kakak,
biarkan saja nama anak yang beken. Menjadi pendongeng tetap di Dinas karena ada
hubungan dengan TBM juga, sudah dilakukan sejak 2013 mendongeng di Kabupaten
Bandung, hingga kini masih.
Pertanyaan 16 dari M.H.
Pahdi, Banjarmasin gelombang 12: “Melihat
perkembangan medsos sekarang, bagaimana rivalitas antara Blog Vs Vlog? Kalau dulu
memang blog sempat mengalami kejayaan. Tapi Saat ini vlog/youtube yang dominan.
Anak-anak bahkan ada yang punya cita-cita jadi youtuber. Hampir gak pernah dengar
cita-cita jadi blogger?”
Ya,
pergeserannya memang luar biasa. Vlog
lebih ramai. Akan tetapi karena kita guru, ada pesan yang harus tetap
tersampaikan kepada generasi selanjutnya. Bahwa menulis tak akan tergantikan.
Semua dari menulis. Vlog tentunya ada
kreatornya, dan ada skenario yang ditulis. Tanggapannya jalan saja, kalau
memang kita berminat menjadi vlogger
di youtube itu juga silakan. Omjay
sudah memulai di youtube.
Pertanyaan 17 dari Ibu
Aning S., Pati gelombang 12: “Saya
membuat blog baru ketika di kelompok belajar menulis ini. Apa saja yang harus
saya lakukan agar bisa mampu membuat blog enak dibaca dan dilihat?”
Ibu
Aning yang bening hatinya. Bagaimana blog kita enak dibaca, enak dilihat? Menulis
adalah keterampilan, jadi bisa dilatih. Berlatih teruslah menulis dengan penuh
kesabaran. Enak dilihat, belajar tentang mengatur tampilan. Bisa saja bertanya
kepada yang tampilannya bagus, bagaimana caranya, lama-lama enak dilihat.
Selamat mencoba.
Pertanyaan 18 dari Santi,
Jayapura: “1. Sejak kapan Mr. mendongeng?
2. Dari mana Mr. belajar hingga pintar mendongeng? 3. Di rumah Mr. ada taman
bacaan, siapa saja yang berkunjung ke sana dan bagaiman waktunya? Apakah
membaca di sana gratis?”
Ibu
Santi yang jauh di sana tapi dekat di hati kita semua. 1. 2003. 2. Belajar
sendiri, terus berlatih ke Kak Agus DS, Kak Andi Yudha, Kak Eka Wardhana. 3.
Yang berkunjung warga setempat, sekolah di sekeliling, bahkan ada yang beda
kecamatan datang. Ada juga anak yang berjalan kaki butuh waktu 2 jam pulang
pergi, saking ingin membaca buku dan
meminjam buku (walau kadang tak kembalgi).
Kesimpulan:
1.
Sebagai guru tantangan saat ini sangat
luar biasa, membiasakan menulis adalah bagian dari keterampilan yang harus
diperlihatkan. Caranya dengan menulis di blog, mengirimkan tulisan ke media
cetak (koran, majalah, media online) kemudian membuat buku.
2. Buatlah blog yang dikelola sepenuh
hati, tidak hanya memenuhi target. Akan tetapi tumbuh kembangkanlah blog,
sehingga blog bisa menjadi cerminan pemiliknya.
3.
Berbagilah kebaikan dengan cara
apapun, termasuk media blog.
4.
Setiap orang punya potensi yang luar
biasa, maka galilah dan kembangkan.
Banyak orang yang
bisa akan tetapi tidak semua orang mau melakukan sesuatu. Hidup ini akan selalu
bahagia, karena bahagia diciptakan setiap saat. Buatlah tulisan agar dikenang
sepanjang jamaan. Salam Bahagia. Mr.Bams. penamrbams.id.
Yolis
Y. A. Djami (Tilong-Kupang, NTT)
Sabtu, 13 Juni 2020 (20.55
wita)
Ini tulisan bukan blog lai, su buku oo...
ReplyDeleteTerima kasih, bu. Bu jang beken kapala besar. Maen2 sa.
Delete