NGEBLOG BERSAMA SANG GURU NGEBLOG



I.              Pengantar
Berikut ini adalah pengantar yang disampaikan oleh Omjay selaku pengendali belajar menulis daring ini.

Selamat malam semuanya. Malam ini kita akan mendapatkan pengetahuan baru dari narasumber yang luar biasa. Semoga kawan kawan dapat mengambil pembelajaran yang berharga malam ini. Sebagai moderator kegiatan kuliah online malam ini adalah ibu Fatimah dari Aceh.

Sedangkan di alinea kedua ini adalah pengantar yang disampaikan oleh Ibu Fatimah selaku moderator.

Baik kali ini narasumber kita Adalah seseorang yang begitu menggugah selera untuk menulis dan selalu siap berbagi setiap hari. Beliau adalah seorang guru yang sangat popular. Beliau sudah hadir bersama kita akan mengupas tentang kisah guru ngeblog di wordpress beliau adalah Bambang Purwanto. Kita sering menyebutnya dengan nama keren yaitu Mr. Bams. Kepada Pak Bambang kami persilakan.

II.           Materi Pembelajaran
Saya akan ajak jalan-jalan dulu, karena judulnya kisah, maka simaklah berikut ini!
Saya dilahirkan sebagai orang yang kurang berani. Maka Allah mengantarkan teman di dalam perut ibu, jadi saya tidak sendirian. Kami lahir normal, saat mau keluar saya bermain hompimpah siapa yang keluar duluan. Saya pun memainkan kedua tanganku sehingga saya menjadi kalah.

Saya dorong agar kakak peremuanku bisa keluar duluan. Maka keluarlah duluan. Kini saya sendirian, tanganku, kusimpan rapat seperti orang mau sholat, ternyata kakiku yang keluar duluan. Saya pun lahir bersama tangisan bahagia. 

Itulah kisah saat lahir kemuka bumi ini. Sungguh luar biasa. Malam ini saya bercerita sebagai Guru. Perjalanan panjang menjadi seorang guru. Saya masih ingat saat mau lulus SMA tahun 1992 saya main ke daerah Ledeng Bandung, tempat IKIP berada (saat ini) UPI.
Saya daftar ke PGSD tahun 1992 akan tetapi ternyata saya tidak masuk, malah temanku yang ikut-ikutan masuk PGSD. Ya itulah perjalanan kehidupan ini. Keluar SMA saya tidak melanjutkan. Saya ikut kursus komputer di Bandung selama 3 bulan, setiap hari. Sebelum lulus dari tempat kursus komputer pun saya sudah bekerja di sebuah konsultan. Itulah perjalanan hidup saya. Sungguh menakjubkan.

Kenapa tertarik jadi konsultan? Kapan Mulai buat blog? Saat saya di SMP Taruna Bakti diterima tahun 2008, tahun 2009 saya selain guru diminta membimbing ekskul. Saya membimbing ekskul blog, tetapi pakai multiply.

Kenapa konsultan? Saat itu saya diterima sebagai tenaga administrasi, mengoperasikan komputer di perusahaan konsultan pemetaaan.

Ternyata dalam perjalanannya multiply tidak bisa dipakai lagi, Saya berpindah hati ke wordpress. Kenapa nggak blogspot? Namanya juga jodoh. Jadi saya pilih wodpress. Kenapa Ngeblog?

Saya senang dunia menulis. Karena sejak tahun 2003 saya adalah pendongeng juga. Maka sebagai sumber mendongeng harus banyak membaca buku. Tahun 2011 saya membuat Taman Baca di rumah sendiri, dan sejak tahun 2012 taman baca sudah mandiri, kami sekeluarga pindah nggak jauh dari Taman Baca.

Pegiat Literasi.
Label pegiat literasi nempel, sejak tahun 2011 saya sudah kenal dengan Gol A Gong, penulis hebat Balada si Roy. Beliau juga pendiri Rumah Dunia. Rumah Dunia adalah taman bacaan yang keren.

Di sekolah pun sebelum ada program Gerakan Literasi Sekolah, membaca lima belas menit. saya sangat senang membaca. Kegiatan yang berhubungan literasi disekolah selalu mendapat jatah untuk terlibat.

Prestasi tertinggi di sekolah:
SMP Taruna Bakti tahun 2019 mendapatkan Juara Literasi Katagori Utama mengalahkan sekolah negeri yang favorit. Saat itu saya sebagai Ketua Tim Literasi. Selain sekolah, saya pun mendapat Anugerah Penggiat Literasi Dari Dinas Pendidikan Kota Bandung.

Tahun 2019 pun saya mengikuti ajang Guru Inspiratif Een Sukaesih 2019, hanya saja masuk 6 besar. Mendapatkan penghargaan dari Kepala Dinas Pendidikan Jabar dan Bapak Gubernur.

Nah, malam ini saya ingin berbagi pengalaman, blog apa saja yang pernah dikelola. https://penamrbams.id/contoh-blog-yang-dikelola-mr-bams/. 5 menit boleh jalan-jalan sejenak, nanti bisa dilanjutkan. Saya ijin, minum kopi sejenak.

Tujuan Membuat Blog:
1. Malu sebagai guru TIK nggak punya blog.
2. Malu sebagai penggiat literasi nggak punya blog.
3. Berbagi pengalaman.
4. Menyimpan tulisan sepanjang zaman (bukan sepanjang hayat).
5. Menghasilkan rupiah.

Apa saja isi dari blog:
1. Isilah yang disukai. Senang menulis cerpen, tulislah cerpen. Senang menulis puisi tulislah puisi.

2. Isilah yang bisa membantu orang lain, tidak hanya pengetahuan atau informasi. Saya sedang mengembangkan sebuah blog yang mendukung kegiatan. Seperti yang dilakukan bersama Omjay. Omjay merasa bahagia saat daftar hadir sudah direkap. Peserta tinggal datang ke blog, kemudian klik daftar hadir, tanpa harus mencari chat di grup WA. 

Wabah Covid-19 menuai berkah. Gara-gara Covid saya memberanikan buka kelas blog. Siapa inspirasinya? Om Jay dan Kang Encon. Saya perhatikan polanya, saya perhatikan bagaimana mengelola kelas online di WA. Saya belajar dengan cepat.

Lahirlah:
1. Kelas Blog Pemula sudah 4 angkatan, Angkatan 5 akan mulai 13 Juni.
2. Kelas Blog Lanjutan sudah 1 angkatan, Angkatan 2 akan mulai 18 Juni.
3. Kelas Blog Utama (peserta yang mintanya bebas, bisa belajar kapan saja).

Apakah gratis?
Memang belum bisa seperti Omjay, semua memang ada rupiahnya, akan tetapi harga terjangkau. Bila dibandingkan harga pasaran di internet, jauh.


Nah, ujung-ujungnya karena berada di ruang ini, maka kita semua harus menghasilkan karya sebuah buku, dan saya akan persembahkan buku untuk kita semua.

Minta link yang untuk PBM dengan siswa Om Bams di wordpress. Lakukanlah apa yang mau dan bisa kita lakukanlah. Banyak orang yang bisa tapi kadang tidak mau melakukannya. Bermodal mau maka akan menjadi bisa.

Semoga pengalaman yang saya sampaikan hanya setetes embun di pagi hari. Masih banyak orang hebat di sana. Kita bukan untuk menjadi orang hebat, akan tetapi semoga kita menjadi orang yang bermafaat kapanpun, di manapun dengan siapapun.

Ini saja yang saya sampaikan. Mohon maaf apabila ada hal kurang berkenan. Saya kembalikan ke Moderator.

III.        Tanya Jawab
Pertanyaan 1 dari Mardiyanto, SMPN 3 Selat Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah Gelombang 12: “Saya lama punya beberapa blog, tetapi tiap saya membuka blog cinderung lebih suka mengeksplor tampilan blog daripada menulis, apalagi kalau pakai blogger templetnya bisa kita otak-atik bebas. Yang ingin saya tanyakan bagaimanakah kiat-kiatnya agar kita fokus menulis di blog daripada mengotak-atik tampilan blog?
Pak Mardiyanto yang saya hormati. Ya, orang memang selalu tergoda dengan penampilan, sehingga seringnya otak-atik. Sarannya: Berdamailah dengan diri sendiri, buatlah target menulis. Semiggu sekalikah? Dua hari sekalikah? Atau setiap hari. Lakukan yang bisa dulu, bila sudah terpenuhi, tingkatkan kembali intensitas menulisnya.

Pertanyaan 2 dari Titin Sumartini, Subang: “1. Biasa berapa hari/bulan seseorang mulai mahir dalam ngeblog (membutuhkan berapa hari jika pelatihan)? 2. Dari ngeblog bisa menjadi nilai rupiah, blog yang seperti apa yang bisa menjadi nilai rupiah? 3. Kendala kami malas ngeblog salah satunya belum begitu mahir menguasai IT, adakah solusi dari Mr. Bams?
Bu Titin yang sedang bahagia. 1. Di kelas saya ada yang satu hari sudah bisa. Bila hanya dasar (a) membuat blog, (b) belajar posting 2 hari juga bisa. 2. Ini memang tergantung rejeki kalau menurut saya, berdasarkan pengalaman blognya penamrbams.id lahir senang membahagikan yang lain. Jika kita melakukan kebaikan, maka akan datang kebaikan. Buat saya yang real adalah saat bisa mengajar blog, maka blog saya menghasilkan. 3. Malas ngeblog ganti kalimatnya saya sedang berjuang membuat blog, maka saya akan lakukan. Mahir bisa dilatih, yang bisa latihan hanya orang yang mau berlatih.

Pertanyaan 3 dari Sumarjiyati, GK Gelombang 8: “Maaf saya mau bertanya kaitanya dengan menulis. Jika saya sudah punya blog apakah perlu juga membuat wordpres? Apakah perbedaan menulis di blog dan wordpres? Jika kita memiliki keduanya bagaimana kita mengelola keduanya?
Ibu Sumarjiyati yang saya hormati. Menulis di blog bisa di mana saja, ada blogspot ada wordpress, ada juga yang di web. Menulis di mana pun bagus, tergantung selera dan kebiasaan. Boleh punya dua asal bisa dikelola dengan baik. Punya dua kalau yang satu nggak terkelola. Saya ada blogspot tetapi belum optimal, punya supaya bisa komentar di blog tersebut. Mengelola dua blog dibutuhkan kedisiplinan dan latihan yang tekun. Bila latihan pasti bisa. Memang saya juga belum mencoba. Tetapi kalau mau dicoba dengan latihan yang keras pasti bisa.

Pertanyaan 4 dari Supyanto, Kota Bekasi gelombang 8: “Apa yang membedakan antara blogspot dan wordpress, dilihat dari kelebihan dan kekurangannya?
Pak Supyanto yang saya hormati. Pertanyaan ini saya akan jawab diplomatis, dua-duanya bagus. Fokuslah di satu blog, kemudian berbahagialah dengan blog yang dikelola. Pasti jawabannya tidak memuaskan. Tetapi kalau saya lihat jawaban ini di internet sudah cukup banyak. Jadi sekali lagi kita kembalikan kepada penggunanya.

Pertanyaan 5 dari Pak Nengah Suradnya, Klungkung Bali: “Selamat berjumpa Bapak Bambang Purwanto nara sumber hebat. Hal-hal positif apa sajakah yang bapak peroleh baik dalam menulis juga selaku trainer dan kendala-kendala apa saja yang bapak hadapi dalam proses ngeblog maupun di wordpres?
Pak Nengah yang berbahagia. Hal yang postif adalah hidup merasa tertantang untuk bisa mengisi blog setiap harinya. Apalagi sudah punya target. Menu penamrbams.id. Pagi, Berita. Siang, bebas, kadang posting kadang tidak (mulai besok ada tampilan baru, tunggu aja). Malam, Tulisan Sebelum Tidur. Kendala saat ngeblog: 1. Jaringan sedang tidak bersahabat, padahal kita mau posting. 2. Habis ide, kadang mengalami. Solusinya dengan membaca ke taman baca atau perpustakaan pribadi.

Pertanyaan 6 Dari Siti Nurlatifah, SDN Hegarmanah Kabupaten Subang: “Bagaimanakah cara membuat blog kita menjadi ramai pengunjung dan bisa dilirik oleh pembaca. Yang akhirnya bisa menjadi seorang blogger. Karena saya pribadi belum begitu faham tentang manfaat blog itu sendiri. Yang saya tahu hanya sebatas tempat menggoreskan pena pengganti kertas kemudian dipublikasi.
Ibu Siti yang berbahagia. Caranya biar blog ramai dikunjungi: 1. Tergabung dengan komunitas (seperti grup menulis ini, ada 12 grup). 2. Sering memperkenalkan blog kita kepada yang lain, bisa di WA, FB, IG. 3. Rajin berkunjung ke blog yang lain. 4. Buatlah blog kita untuk membantu orang lain. Manfaatnya: 1. Sederhananya blog bisa menyimpan tulisan kita, tetapi bisa dibaca oleh banyak orang. Beda kalau tulisan disimpan di laptop, komputer bahkan buku. 2. Melatih menulis, jadi terbiasa menulis. 3. Membangun kepercayaan diri melalui tulisan.

Pertanyaan 7 dari Edi Syahputra H., Aceh: “Ingin menanyakan beberapa hal. 1. Apa apa saja kisah guru ngeblog di WordPress. 2. Bagaimana cara untuk menjadi guru blogger?
Bapak Edi yang luar biasa. 1. Kisah guru ngeblog di Wordpress, adalah pengalaman-pengalalam selalam membuat blog. Pengalaman bagaimana mengajarkan peserta kelas blog, membutuhakan kesabaran luar biasa. Membalas chat japri saat membuka kelas blog itu membuat keringat dingin, rasanya lega apabila bisa terselesaikan semua. Saat blog digunakan oleh sekolah saat pandemi covid. daringsmptarunabakti.worpdess.com. 2. Menjadi guru blogger, buatlah blog dari sekarang. kemudian belajar menulis. Bapak posting dan saat itu bapak sudah menjadi guru blogger (maksudya guru yang menggunakan dan memanfaatkan blog).

Pertanyaan 8 dari Sri Budiarti, Kota Bantul Jogja gelombang 12: “Mohon jelaskan secara singkat bagaimana sebuah blog bisa menghasilkan rupiah?
Ibu Sri yang bijaksana. Blog menghasilkan rupiah. Yang termudah ibu misalnya punya keahliah atau punya barang. Ibu promosikan di blog tersebut, kemudian alamat blog tersebut ibu sebarluaskan. Di blog itu kalau ibu jual makanan. Ada gambar makanannya, ada harganya, ada cara pesannya. Bila punya keahlian mengajarkan tari, ibu posting tentang tari ada videonya. Kemudian promosikanlah. Selamat mencoba, semoga berhasil.

Pertanyaan 9 dari Mukminin, Lamongan  gelombang 8: “Pertanyaan saya apa boleh satu artikel kita bisa sekaligus diposting di 3 blog? Umpama di blogspot, wordpress satunya di gurusiana. Mohon penjelasan.
Posting di 3 blog? Saya lebih senang, tentukan posting yang utama di mana. Misalnya di blogpost. Nah, saat diposting di wordpress maka diakhir halaman bisa dijelaskan dengan tambahan kalimat: Tulisan ini pertama posting di blogpost.com.

Pertanyaan 10 dari Siti Nurbaya Az, SE., dari Karimun, Kepri gelombang 12: “Pak, saya dengar ada blog berbayar dan ada blog gratis. Apa bedanya?
Ibu Siti Nurbaya yang berbahagia. Blog berbayar ada, biasanya lebih ke fasilitasnya berbeda. Pilihan blog berbayar karena ingin terlihat penampilannya berbeda, ya nggak gratisan. Tapi bagi kita guru, optimalkan saja yang ada, tidak harus pilih berbayar. Kecuali memang ingin menaikan kelas. Dulu saya di wordpress namanya bepenamrbams.wordpress.com (namanya panjang) saat saya pakai web maka nama bisa yang kita inginkan, penamrbams.id (bedakan). Tetapi saya masih menggunakan wordpress saat untuk mengelola penamrbams.id.

Pertanyaan 11 dari Hengki Rumere, Mukomuko, Bengkulu: “Sebelumnya saya ucapkan terima kasih karena saya bisa membuat blog mengikuti petunjuk Mr. Brams. Apa motivasi utama Mr. Brams dalam menulis di blog? Kemudian apa yang dapat kita lakukan agar pembaca tertarik mengunjungi blog kita?
Pak Hengki yang saya hormati. Motivasi utama menulis di blog adalah melatih kebiasaan menulis dan membuat blog yang kita kelola bermanfaat untuk yang lain. Menarik pembaca, membangun blog memang tidak mudah. Yang kita lakukan sudah benar, yaitu adanya komunitas. Makanya di penamrbams.id sengaja ada kumpulan link blog (blogspot, wordpress, web blog), tujuannya agar bisa saling berkunjung. Maka silatiurahim terus dibangun. Bila kita seorang guru, buatlah materi dan tugas di blog kita, maka pasti banyak pengunjung ke blog kita. Kemudian tulislah tidak hanya materi dan tugas. Akan tetapi yang lainnya kita tuliskan, agar menjaring pembaca. Tetap semangat, tapi sara saya adalah menulislah untuk membahagiakan yang lain, maka kebahagiaan akan datang tak tertahankan.

Pertanyaan 12 dari Endang Rima Widyaningsih, Guru SD Terpencil Bukit Indah Singura Provinsi Sulawesi Tengah: “Ingin bertanya/mohon saran. Jika kita punya 1 blog kemudian ingin menulis di dalamnya. Apa kita wajib menentukan tema tulisan? Misalnya mau menulis tentang pendidikan sajakah, tentang pengalaman memasakkah atau hanya sekedar "curhat" bagaikan menulis diary manual.
Ibu Endang yang saya hormati. Untuk awal silakan tuliskan apa yang kita sukai, bila diawal kita sudah bingung biasanya nggak jadi. Kemudian seiring waktu, mana yang lebih konsisten tulisan-tulisan kita. Sediakan saja menu, atau tag untuk tulisan-tulisan kita. Hati-hati dengan curhat jangan sampai kelepasan, ingat blog konsumsi publik. Pintar-pintarlah memposting tulisan.

Pertanyaan 13 dari Noorlanyati, Semarang gelombang 11: “1. Bagaimana Mr. Bams membangun ide/cerita supaya setiap kali mendongeng ada sesuatu yang baru yang bisa diceritakan? 2. Bagaimana mengelola taman bacaan, buku-bukunya dari mana, apakah dari pribadi/bantuan? Lalu apakah yang berkunjung juga dikenakan biaya? 
Ibu Noor yang sedang berbahagia, selamat ulang tahun. Sehat selalu dan semakin sukses. 1. Rajin baca buku, sering memperhatikan yang lagi ramai dibicarakan apa saja. 2. Mengelola Taman Baca adalah hobi kami sekeluarga kepada buku, meskipun awalnya isteri tidak begitu setuju. Ada pekerjaan tambahan di rumah. Tapi lama-lama senang juga. Apalagi isteri sekarang sudah 4 tahun tidak bekerja dan mengelola Taman Baca, ketemu anak-anak setiap hari. TK-SD-SMP-SMA. Buku dari teman, sahabat, jejaring di komuinitas, dll. Semua fasilitas taman bacaan kami, TBM AS Lebakwangi, Gratis.

Pertanyaan 14 dari Ika Fitriyati, gelombang 12: “Karena saya pemula dalam hal ngeblog, apakah ada kejahatan terselubung yang bisa menuju blog kita? Atau singkatnya, amankah tulisan-tulisan/data-data  kita di blog?
Ibu Ika yang saya hormati. Bila tulisan kita sudah ada di blog, ikhlaskanlah. Karena bila sudah dipublish, tidak lagi hanya milik kita. Akan tetapi kita sebagi blogger yang baik, bila mengambil sumber dari yang lain sebaiknya link/URL-nya disebutkan juga, sebagai penghargaan kepada pemiliknya, atau penulisnya. Menabung yang baik adalah dengan memberi.

Pertanyaan 15 dari Isnawati, Kuala Kapuas Kalteng: “Bagaimana cerita awal mula Mr. Bams bisa tertarik untuk menjadi seorang pendongeng? Hingga menjadi pendongeng tetap di Dinas Arsip dan perpustakaan Kabupaten Bandung?
Sejarah Menjadi Pendoneng. Saya sangat senang dengan anak-anak. Saya masih ingat saat istri sedang mengandung, saya sangat senang mengajak bicara saat Salwa di dalam kandungan. Nah, karena senang anak, saya pertama kali mendongeng itu tahun 2003 bulan April 2003. Salwa lahir bulan Maret 2003. Makanya nama pendogeng saya adalah Ayah Salwa. Nggak pakai kakak, biarkan saja nama anak yang beken. Menjadi pendongeng tetap di Dinas karena ada hubungan dengan TBM juga, sudah dilakukan sejak 2013 mendongeng di Kabupaten Bandung, hingga kini masih.

Pertanyaan 16 dari M.H. Pahdi, Banjarmasin gelombang 12: “Melihat perkembangan medsos sekarang, bagaimana rivalitas antara Blog Vs Vlog? Kalau dulu memang blog sempat mengalami kejayaan. Tapi Saat ini vlog/youtube yang dominan. Anak-anak bahkan ada yang punya cita-cita jadi youtuber. Hampir gak pernah dengar cita-cita jadi blogger?
Ya, pergeserannya memang luar biasa. Vlog lebih ramai. Akan tetapi karena kita guru, ada pesan yang harus tetap tersampaikan kepada generasi selanjutnya. Bahwa menulis tak akan tergantikan. Semua dari menulis. Vlog tentunya ada kreatornya, dan ada skenario yang ditulis. Tanggapannya jalan saja, kalau memang kita berminat menjadi vlogger di youtube itu juga silakan. Omjay sudah memulai di youtube.

Pertanyaan 17 dari Ibu Aning S., Pati gelombang 12: “Saya membuat blog baru ketika di kelompok belajar menulis ini. Apa saja yang harus saya lakukan agar bisa mampu membuat blog enak dibaca dan dilihat?
Ibu Aning yang bening hatinya. Bagaimana blog kita enak dibaca, enak dilihat? Menulis adalah keterampilan, jadi bisa dilatih. Berlatih teruslah menulis dengan penuh kesabaran. Enak dilihat, belajar tentang mengatur tampilan. Bisa saja bertanya kepada yang tampilannya bagus, bagaimana caranya, lama-lama enak dilihat. Selamat mencoba.

Pertanyaan 18 dari Santi, Jayapura: “1. Sejak kapan Mr. mendongeng? 2. Dari mana Mr. belajar hingga pintar mendongeng? 3. Di rumah Mr. ada taman bacaan, siapa saja yang berkunjung ke sana dan bagaiman waktunya? Apakah membaca di sana gratis?
Ibu Santi yang jauh di sana tapi dekat di hati kita semua. 1. 2003. 2. Belajar sendiri, terus berlatih ke Kak Agus DS, Kak Andi Yudha, Kak Eka Wardhana. 3. Yang berkunjung warga setempat, sekolah di sekeliling, bahkan ada yang beda kecamatan datang. Ada juga anak yang berjalan kaki butuh waktu 2 jam pulang pergi, saking ingin membaca buku dan meminjam buku (walau kadang tak kembalgi).

Kesimpulan:
1.      Sebagai guru tantangan saat ini sangat luar biasa, membiasakan menulis adalah bagian dari keterampilan yang harus diperlihatkan. Caranya dengan menulis di blog, mengirimkan tulisan ke media cetak (koran, majalah, media online) kemudian membuat buku.

2.    Buatlah blog yang dikelola sepenuh hati, tidak hanya memenuhi target. Akan tetapi tumbuh kembangkanlah blog, sehingga blog bisa menjadi cerminan pemiliknya.

3.      Berbagilah kebaikan dengan cara apapun, termasuk media blog.

4.      Setiap orang punya potensi yang luar biasa, maka galilah dan kembangkan.

Banyak orang yang bisa akan tetapi tidak semua orang mau melakukan sesuatu. Hidup ini akan selalu bahagia, karena bahagia diciptakan setiap saat. Buatlah tulisan agar dikenang sepanjang jamaan. Salam Bahagia. Mr.Bams. penamrbams.id.


Yolis Y. A. Djami (Tilong-Kupang, NTT)
Sabtu, 13 Juni 2020 (20.55 wita)


Comments

  1. Ini tulisan bukan blog lai, su buku oo...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih, bu. Bu jang beken kapala besar. Maen2 sa.

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

BERIRING

AKU ADA SEBAGAIMANA AKU ADA KARENA MEREKA ADA BAGIKU

CINTA=KENTUT